Cepos-Metro Sentani , Selasa, 18 November 2014. Sentani, senin (17/11) ratusan warga memadati halaman kantor kelurahan Sentani Kota. Dalam ...
Cepos-Metro Sentani, Selasa, 18 November 2014.
Sentani, senin (17/11) ratusan warga memadati halaman kantor kelurahan Sentani Kota. Dalam tutunannya, para pendemo meminta agar Lurah Sentani Kota dicopot. Demo berlangsung selama 2 jam mulai pukul 10.00 WIT dan masa baru meninggalkan halaman Kantor Lurah Sentani Kota pukul 12.00 WIT dan langsung masa mengunci Kantor Kelurahan. Dalam spanduk yang ditempel di depan pintu kantor lurah Sentani Kota itu, bertuliskan, copot lurah Sentani Kota, Tipikor Polda, tolong investigasi kasus mafia birokrasi di kelurahan Sentani Kota, Lurah Sentani Kota mencoreng kepernimpinan Pemerintahan Kabupaten, hak-hak Masyarakat dikebiri oleh Lurah Sentani Kota, Lurah sentani Kota perlu mengikuti pendidikan wawasan kebangsaan, Kami palang kantor Lurah Sentani Kota sampai dengan pergantian Lurah Sentani Kota yang baru.
Tokoh Adat, Ronni Robert Ondikleuw,S.Pd. SH.MH (45) yang juga menyaksikan aksi demo tersebut mengatakan, Tadi kehadiran Mahasiswa adalah sebagai fungsi control yang ada pada masyarakat dimana-mana yang ada di republik ini. Karena adanya penyelewengan, indikasi temuan-temuan satu contoh mengapa sampai masyarakat datang demo kesini, karena administrasi yang ada disini dianggap cukup mahal. "Mengeluarkan Kartu keluarga, informasi yang saya terima Masyarakat bayar 250 ribu, dan ini bagi saya terlalu tinggi, raskin mereka tidak bagi kepada Masyarakat tapi dijual kepada Masyarakat dengan harga yang tinggi dan dijual ketempat lain dengan harga jauh lebih tinggi lagi," jelasnya kepada Cenderawasih Pos. Ronni Robert Ondikleu menambahkan, demo tadi dilakukan oleh Mahasiswa, Masyarakat dan pihak adat karena penyelewengan jabatan yang terlalu semena-mena sehingga mengakibatkan kerugian kepada semua orang khususnya Masyarakat kalangan menengah kebawah.(yud/nan)